B2SA Goes to School, DWP dan PKK Kota Bima Ajak Siswa SDN 68 Kolo Makan Sehat dan Habiskan Makanan
KOTA BIMA, 5 November 2026 — “Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA, Habiskan!” menjadi slogan penuh semangat dalam kegiatan B2SA Goes to School yang digelar di SDN 68 Kolo, Kota Bima, Kamis (5/11/2026).
Senyum ceria dan antusiasme siswa, kepala sekolah, serta jajaran dewan guru tampak menyambut kedatangan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran AH, S.Pd., M.Si., bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bima, Hj. St. Atika H. Muhamad Fahrunroji, beserta jajaran dan Tim Penggerak PKK Kota Bima.
Kehadiran rombongan disambut meriah dengan tarian tradisional Wura Bongi Monca dan pengalungan bunga oleh salah seorang guru kepada Ketua DWP Kota Bima. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi edukasi pangan dan gizi sekaligus menyambut HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan Tahun 2026.
Acara diawali dengan persembahan musik marawis, dilanjutkan pembukaan dan sambutan Ketua DWP Kota Bima.
Dalam sambutannya, Hj. St. Atika H. Muhamad Fahrunroji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan anjangsana yang dirangkaikan dengan DWP Mengajar Goes to School menjadi pengalaman istimewa sejak dirinya menjabat sebagai Ketua DWP Kota Bima.
Menurutnya, kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan, DWP, dan TP PKK Kota Bima perlu terus ditingkatkan, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan mendukung upaya penanganan stunting.
“Ke depan, kolaborasi seperti ini akan terus kita tingkatkan. Kita ingin hadir langsung di tengah masyarakat, terutama untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak dan percepatan penurunan stunting di Kota Bima,” ujar perempuan yang akrab disapa Umi Tika tersebut.
Suasana semakin meriah ketika Umi Tika memberikan hadiah kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan seputar pola hidup sehat, gizi, dan pendidikan agama.
Kegiatan ini juga dihadiri Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bima yang menghadirkan layanan literasi membaca melalui mobil perpustakaan keliling.
Edukasi B2SA, Kenalkan Pangan Lokal Sejak Dini
Hadir sebagai narasumber, Nurwahyuni, S.P., salah seorang Analis Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, menyampaikan materi tentang pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Dalam pemaparannya, Nurwahyuni menjelaskan bahwa B2SA Goes to School bertujuan membangun kesadaran anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang memenuhi kebutuhan gizi, sehingga dapat tumbuh sehat, aktif, dan produktif.
“Anak-anak harus memahami bahwa makan sehat tidak harus mahal. Yang terpenting adalah makanan yang dikonsumsi beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Karena itu, mari kita biasakan makan enak, makan sehat, makan B2SA, dan habiskan,” jelasnya.
Ia juga mengenalkan konsep “Isi Piringku” sebagai panduan pemenuhan gizi seimbang yang menggantikan konsep lama 4 Sehat 5 Sempurna.
Melalui konsep tersebut, siswa diajak memahami pentingnya mengatur porsi makanan yang terdiri atas makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, lauk-pauk sebagai sumber protein, serta sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.
Di tengah penyampaian materi, Nurwahyuni memberikan puluhan hadiah kepada siswa yang berani maju dan menjawab pertanyaan seputar B2SA. Kegiatan semakin menarik dengan pembagian ratusan butir telur rebus, susu, serta perlengkapan kebersihan oleh jajaran DWP Kota Bima.
Perkuat Pemanfaatan Pangan Lokal dan Pencegahan Stunting
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran AH, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kegiatan kolaboratif yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pangan dan gizi.
Menurutnya, edukasi B2SA di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kota Bima.
“Pangan bergizi tidak hanya bersumber dari beras. Kita memiliki banyak potensi pangan lokal, seperti jagung, ubi, singkong, ikan, serta berbagai jenis buah yang tersedia di lingkungan sekitar. Potensi ini harus kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ungkap Gufran.
Ia menambahkan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima pada tahun 2026 telah melaksanakan program B2SA Goes to School di tiga sekolah dasar, yakni SDN 1 Melayu, SDN 29 Tanjung, dan SDN 68 Kolo, serta satu sekolah menengah, yaitu SMPN 8 Kota Bima.
Ke depan, program tersebut akan diperluas ke lebih banyak satuan pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.
Gufran menjelaskan, edukasi B2SA melalui konsep Isi Piringku merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan konsumsi pangan yang sehat dan seimbang sejak usia dini.
“Melalui edukasi ini, kita berharap anak-anak semakin memahami pentingnya makanan bergizi, tidak hanya untuk pertumbuhan, tetapi juga untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi muda Kota Bima,” jelasnya.
Program B2SA Goes to School juga menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pangan nasional, peningkatan kualitas gizi anak sekolah, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan kolaborasi lintas sektor dan edukasi yang berkelanjutan, Kota Bima terus berupaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui kebiasaan makan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.